Merekam Perasaan


Udah lumayan berdebu ya blog ini… hhi ^^
Udah lama ga diisi… Kangen ngisi blog lagi… Kangen nulis…

Iya, ada faktor kangennya.. Tapi sebenernya penggerak utama dari setiap moment munculnya keinginan untuk nulis bukan hanya sekedar karna kangen nulis.. melainkan karna ada kejadian, perasaan, hikmah, pelajaran, pemikiran, atau memori yang ingin diabadikan… ingin terus ada dan bisa dibaca-baca lagi kelak… saat senggang.. atau di saat kita membutuhkan lagi hal itu…

sama seperti saat ini… penggerak utamaku untuk menulis lagi, selain karna kangen menulis, tak lain dan tak bukan adalah… karna Abang.. karna aku ingin merekam perasaanku padanya.. dalam bentuk tulisan…

Mungkin bagi sebagian orang yang belum menikah… agak menyebalkan, melihat postingan orang2 yang sudah menikah… baik itu di instagram… di facebook… atau di blog… mungkin, bagi sebagian orang yang belum menikah, hal2 yang berbau romantisme pasangan yang sudah menikah hanyalah sesuatu yang bersifat irritatif, yang bisa memunculkan perasaan galau atau BeTe… entahlah, mungkin itu hanya sebagian orang saja… karna sebagian lagi yang saya kenal, bukanlah orang2 yang sepicik itu… alhamdulillah, sebagian orang2 yang saya kenal, tidak akan menilai postingan bahagia seseorang ttg hidupnya sebagai suatu peluru yang mengancam kebahagiaan pribadi atau ketentraman hati pihak yang membaca.. :):):)

anyway… mari kembali ke topik….

Abang.. adalah inti dari tulisanku kali ini…. alhamdullah.. kami telah Allah satukan dalam ikatan pernikahan dalam waktu 1 tahun terakhir ini…. :):):) Alhamdulillah ya Allah… tsumma Alhamdulillah….

Di antara sekian banyak nikmat Allah… yang tentunya tidak terhitung.. nikmat pernikahan dengan Abang, adalah salah satu nikmat yang paling aku syukuri….

Abang… adalah sosok lelaki yang amat baik… i couldnt ask for a better husband.. like, really, seriously… he truly is a very good husband.. he keeps this amanah so well… :’) i think i’ve become a better dina ever since he’s come around…

Abang mengajarkan aku cara lebih bersabar… lebih tawakal pada Allah… lebih ridho dengan ketentuan Allah… lebih tenang menghadapi persoalan hidup.. lebih giat memperbaiki diri… dan lain sebagainya yang kadang tak bisa terungkapkan dengan bahasa lisan maupun tulisan…. kadang hanya hati yang bisa menyatakan betapa besarnya rasa syukurku bersuamikan Abang…

Bang syawqi….

Ternyata firman Allah itu memang benar…. Menikah itu, menenangkan… menentramkan… mungkin tidak selamanya ‘senang’ jika dilihat dari kaca mata dunia…. tapi jika dilalui dengan penuh kepasrahan pada Allah, maka sempit pun terasa berkahnya… kurang pun terasa berkahnya… kecil pun terasa berkahnya…. Menikah, membuat kaca mata kita diganti, dari mementingkan kebahagiaan semata, menjadi keberkahan… keberkahan dalam apapun itu suasananya… senang, sedih, mudah, susah, lapang, sempit… apapun… asalkan bersama Allah… alhamdulillah…

terima kasih untuk 1 tahun yang indah ini Bang… please, keep healthy ya… sehat2… i still wanna grow old with you… really .. aamiiin…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s