Setengah Penuh


Mulai sekarang.. Dina sudah harus lebih pintar lagi pilah-pilah…
Pilah pilah hal-hal apa saja yang patut dipikirkan, dilakukan, dibicarakan…
Pilah-pilah tentang cita-cita mana yang lebih prioritas…

Hidup ini akan selalu seperti gelas yang setengah penuh… Kita bebas memilih, melihatnya seperti apa… Setengah berisi.. Atau setengah kosong…
Melihatnya setengah kosong, hanya akan membawa kita pada keluhan tak berujung, dan rasa was was yang tak habis-habis…
Namun, melihatnya sebagai setengah berisi, akan membawa optimisme, bahwa kita bisa memenuhkannya, menjadi penuh…

Nyatanya, takkan ada di dunia ini satu hal pun yang benar-benar menjadi gelas yang penuh sempurna… Dan tak seharusnya ia penuh… Karna gelas yang seperti itu, tak ada gunanya diisi lagi… Hanya akan tumpah ruah dengan kecongkakan…
Lihatlah ia, selalu sebagai gelas yang setengah berisi… Agar kita tahu dia akan mendekati penuh segera… Namun tak pernah penuh-penuh, agar tetap bisa dituangi…

Semangat mendewasa dina..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s