Hidupi hidup kita


Kita terlalu sering melihat hidup orang lain.
Kita terlalu sering sibuk membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain.
Kita sering terlalu asyik menjadi penonton setia atas hidup orang lain. Mengamati setiap hari-hari yang dijalani oleh orang lain. Memperhatikan dalam diam, atas indikasi rasa penasaran atau sekedar ingin tahu lebih banyak.

Lalu, jika kita terlalu sibuk mengikuti jalan cerita hidup orang lain, lalu siapa yang akan mengurusi hidup kita? Siapa yang akan menggantikan posisi kita sebagai pemeran utama dalam hidup kita.

Atas hidup mereka, kita hanya sebagai penonton. Di hidup kita, kitalah aktornya.

Live your life. Stop stalking others.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s