Those Worst Feelings


Saat berselisih paham dengan orang tua.

Saat menyakiti hati orang yang paling kamu cintai, ibu.

Saat menetapkan standar kebahagiaan pada pencapaian2 tertentu yang bersifat prestatif.

Saat ingin juga berbuat lebih padahal untuk hal2 kecil saja masih tidak terbenahi.

Saat buta akan apa yang sudah di tangan.

Saat ingin pindah namun terlalu berat untuk bergerak.

Saat berfokus pada orang lain.

Saat menyalah-maknakan pencerminan pada apa yang sudah orang lain capai.

Dan..
Yang paling parah…
Saat tidak percaya pada potensi diri sendiri…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s