Bahasa


Ada banyak definisi bahasa.

Bahasa, mungkin berarti jati diri yang disalurkan dengan fonasi, aksara, ataupun hanya dengan  rasa tanpa simbol. Bahasa, bisa jadi juga, identitas yang tak hanya melingkupi satu pribadi, namun juga suku bangsa, bahkan negara. Bahasa, terkadang juga bermakna suatu bidang ilmu, yang dipelajari oleh ribuan, jutaan, bahkan miliaran orang, agar dapat memahami apa-apa yang didengar dan dibacanya.

Bahasa kadang harus seformal mungkin. Hingga titik koma harus diperhatikan tak boleh salah. Tapi jangan lupa, bahasa bisa juga bersifat arbiter. Tak mengapa walau tak ada koneksi antara lambang dan yang dilambangkannya, yang penting orang paham. Salah-salah sedikit bukan soal.

Bahasa tak harus seumur. Ibu paham tangisan yang ini adalah tanpa lapar. Tangisan yang seperti ini adalah tanda adik ingin buang air kecil. Tangisan yang ini, oh, adik rupanya mengantuk. Dan tangisan yang begini, sederhana, adik hanya ingin minta gendong.

Bahasa tak harus sejenis. Kita bisa saja paham bahwa sahabat kecil berbulu kita sedang minta makan, atau saat itu dia hanya sedang ingin diusap-usap lehernya, atau hanya sedang rindu dengan mainan yang biasa dicakar-cakarnya, atau hanya sedang tidak mau dekat-dekat dengan kita saat kita sedang mencuci.

Kuulangi, bahkan, bahasa kadang tak perlu media sama sekali. Tak perlu fonasi, tak perlu intonasi, tak perlu aksara, tak perlu tinta, apapun. Hanya perlu kepekaan yang sedikit lebih, untuk dapat mengerti, bahwa sedang ada komunikasi tanpa simbol yang  terajut antara dua pihak. Yang hanya mereka saja yang paham. Layaknya mereka tengah saling mengiya, memberi isyarat, walau hanya dalam senyap. Ibu dan anak, dua sahabat, teman hati, merekalah yang akan paham.

Sungguh, ada banyak definisi bahasa.

Tapi mungkin, bahasa tak bisa hanya sesederhana apa yang kuutarakan. Bahasa, bahkan bisa lebih dari sekedar itu semua. Mengapa? Karena di antara sekian banyak cara dan pilihan, Dia memilihkan bahasa sebagai mukjizat terbesar dariNya untuk Lelaki paling mulia sekaligus kesayanganNya. Dengan bahasa yang indah itulah, pesan dariNya tersampaikan, dan hidup kita kini penuh dengan makna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s