Semoga ini Iri yang Mulia


Melihat saudara-saudara kita di Gaza saat ini tengah berjuang mempertahankan akidah dan tanah air mereka, rasanya tidak hanya lirihan rasa kasihan yang menyelusupi hati ini, namun juga iri. Iri karena mereka memiliki kesempatan beramal berjihad dan syahid seluas-luasnya, suatu hal yang pasti menjadi cita-cita setiap muslim, jauh di lubuk hatinya. Maka siapakah yang sebenarnya patut dikasihani? Kita atau mereka?

Mereka, anak-anak usia di bawah 10 tahun, dalam keadaan perang yang berkecamuk itu, masih sempat dan bahkan hobi menghafal Al-Qur’an. Padahal hidupnya setiap detik terancam. Kebutuhan hidupnya sehari-hari tidak terjamin karena berbagai akses logistik ke Gaza telah dibombardir oleh Israhelli la’natullah. Namun di tengah segala keterbatasan itu, mereka masih mampu berjuang menghafal Al-Qur’an, demi menjaga keintimannya dengan Allah, dan juga mungkin demi mempersembahkan jubah kemuliaan untuk orang tua mereka yang mungkin telah meninggalkan mereka duluan sebagai syahid.

Maka di salah satu sisi kegelisahanku terhadap nasib saudara-saudara Muslim di Gaza, terbersit satu kecemasan terhadap diriku sendiri. Amal apa yang dapat menyamai kemuliaan jihad dan syahidnya saudara-saudara di Gaza itu? Bisakah aku serupa dengan mereka kelak di Hari Akhir? Ataukah aku hanya bisa melihat mereka dari kejauhan? Hamba mohon pertolonganMu Ya Allah…

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s