It’s all about being thankful.. :)


Waah.. kenapa nih, kok na akhir-akhir ni suka ngebanting ngepost banyak2 dalam 1 malam ya?? tapi memang penting nih menyalurkan apa yang terpendam.. h h.. Okee,, jadi ceritanya tadi dina akhirnya buka fb, setelah sekian lama ga buka fb (di sini sangat berlaku teori relativitas waktu, saudara-saudara :p ). Dan di home, na ngeliat postingan salah seorang temen dina ttg International Hijab Solidarity Day yang jatuh pada tanggal 4 September, which is tomorrow!๐Ÿ˜€

Nah, if im not mistaken, tahun lalu na juga pernah ngepost tulisan ttg IHSD ini.. Waktu itu na ngebahas tentang “Muslimah and Proud” (kalau mau baca tulisannya, tinggal di klik link barusan ya..๐Ÿ™‚ ). Satu tahun udah terlewati… Dan dina di sini, alhamdulillah, insya Allah, masih terus berusaha istiqamah dengan hijab dina… Tapi ada satu hal yang na rasa “berubah” dari mindset dina.. Kalo tahun lalu, na menekankan bagaimana harusnya kita bangga sebagai seorang Muslimah, hari ini na hanya ingin mengatakan, betapa dina bersyukur menjadi seorang Muslimah…

Memang, tidak bisa dipungkiri, tahun 2012 ini (walaupun baru 8 bulan yang terlewati), memang bisa dikatakan sebagai “tahun pendewasaan” buat dina. Bukan hanya karena memang secara almanak dina udah officially 20 tahun 4 bulan 4 hari (hehe), tapi juga karena memang selama 8 bulan ini dina banyak mengalami “peristiwa-peristiwa hidup ” dan “pergulatan-pergulatan hati dan pikiran” yang belum pernah na alami sebelumnya. Mungkin karena hal-hal itu, dina jadi punya pola pikir yang sedikit berubah dari dina satu tahun yang lalu. Dan tentu, na sangat mensyukurinya…

Salah satu perubahan pola pikir yang na alami itu adalah, berubahnya mindset dina dari banggaย sebagai seorang Muslimah, menjadi bersyukur menjadi seorang Muslimah.. Ya, beberapa hari yang lalu, na udah bertekad untuk mengganti semua kosa kataย bangga dalam hidup na menjadi kata bersyukur. Tidak ada yang perlu dibanggakan, karena memang sebagai manusia kita ini hanyalah makhluk yang dhaif. Yang tanpa kasih sayang Allah saja kita bahkan tidak mampu mengedipkan kelopak mata kita yang tipis ini. Yang tanpa nikmat dan rahmatNya saja kita takkan mampu berucap apa-apa. Iman yang kita yakini detik ini, sungguh itu semua bukan karena hebatnya kita. Sungguh bukan. Ibadah yang kita lakukan hingga detik ini, sungguh itu semua bukan karena kita yang shaleh! tapi semata-mata karena Allah yang mengizinkan kita melakukannya. Tidak bermaksiatnya kita pada Allah hari ini, itu bukan karena taatnya kita. Tapi semata-mata karena taufik, hidayah, dan perlindungannya. Bahkan Muslim/Muslimah nya kita hari ini, sungguh itu bukan karena kita. Namun semata-mata karena sayangnya Allah pada kita.

Maka apa yang mau kita banggakan? Bagian mana dari diri ini yang mau kita banggakan? Status kita sebagai mahasiswa? Status kita sebagai aktivis? Status kita sebagai Muslimah?! Non sense. Ga ada yang bisa kita banggakan. Karena itu semua datangnya dari Allah…
Dan atas itu semua, bukanlah bangga yang seharusnya kita rasakan, namun syukur…. Syukur atas kemurahanNya… Syukuratas perlindunganNya… Syukur atas taufik dan hidayahNya.. Syukur atas karunianya sehingga kita bisa berIslam hari ini… Kita bisa menjadi seorang Muslimah hingga detik ini…

Jika kita hentikan rasa syahdu yang ada di hati kita pada satu titik yang bernama “bangga”, rasanya, akan sangat mudah sekali sifat sombong menyusup dalam relung hati kita. Kita bangga dengan keadaan diri kita sekarang. Bisa jadi kita merasa diri kita lebih baik daripada orang lain, dan jatuhlah kita dalam golongan orang-orang yang takabur…

Namun jika kita muarakan rasa syahdu itu pada satu titik yang bernama “syukur”, maka yang datang insya Allah hanyalah rasa penuh terima kasih kepada Allah, rasa begitu kerdil dan lemahnya kita di hadapan Allah dan betapa kita membutuhkan Dia, dan bagaimana agar kita dapat mengaplikasikan rasa syukur itu secara konkrit. Maka insya Allah, rasa syukur itu akan berlanjut dengan amal-amal shaleh lainnya… Sebagai bentuk kesyukuran itu… (Ingat kan? Karena syukur itu bukan hanya semata bahasa lisan “Alhamdulillah”, tapi lebih jauh lagi, syukur itu hendaklah juga bahasa “aksi”).

Beneran deh…. Rasa bangga itu bikin capek! Bikin kita stuck! Bikin kepala kita rasanya makin lama makin besar, ampe ga nyadar kalo jilbab dah mau robek (*lebay*). Abis tu bikin kita mau melayang terbang, ampe ga nyadar kalo di atas ada genteng (*tambah lebay*).

Tapi kalo syukur… ga ada perasaan yang lebih baik lagi rasanya..๐Ÿ™‚

Semoga kita selalu termasuk dalam hambaNya yang bersyukur… Amiiin… Ya Rabbal ‘alamiiin…

Padang, Mulai diketik 3 September 2012, 11 pm dan selesai (dipostkan) 4 September 2012, 1 am๐Ÿ™‚

– Alhamdulillah ujian skillslab hari ini berjalan lancar.. :’) Ga nyangka alhamdulillah tadi bisa bikin sediaan darah tipis untuk pemeriksaan malarianya… :”) Padahal sebelum-sebelumnya ga pernah bisa sebagus tadi itu.. Malah pas ujian malah lancar.. Alhamdulillah.. Allah Maha Mendengar Doa hamba-hambaNya.. The Best Listeners… :’)

– Alhamdulillah tadi juga berhasil “merayu” lani dan temen2 delegasi temilnas lainnya supaya pulangnya hari senin aja.. hihi.. ^^ Semoga lancar aja deh semuanya, dan kami ke sana ga cuma sekedar ikut seminar atau jalan2 aja, tapi bener2 bisa membawa “sesuatu” buat Unand.. amiiin…๐Ÿ™‚

– Alhamdulillah karena bisa ngerjain buanyak hal yang semula ga terpikirkan bisa dikerjain hari ini.. Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah.. :’)

– pssttt,,, aku bikin nb rata kanan kayak gini, terinspirasi dari blog nya Kak Tya, koor KKIA FULDFK dina.. hehe.. ^^Kpikiran juga, iya ya, kenapa ga diabadikan moment2 berharga hari ini yang udah bikin mood buat nulis ini bangkit.. hehe.. Kalo mau berkunjung ke blog nya kak tya, ini nih addressnya: http://ceriasepanjangmasa.wordpress.com/

๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s