Ashabul Kahfi: No Ulcer on Their Backs!


Dina (D): Hari ini Hari apa hayoo?? ^^

Anyone (A): Hari ulang tahun dina? ???

D: Bukan! hehe.. Ayo-ayo tebak lagii..๐Ÿ˜€

A: hmmm… Hari liburan terakhir!๐Ÿ˜

D: Errr,, ya agak mendekati lah yaa.. – -” memang liburan mau habis nih.. hiks T.T || eh,, tapi bukan itu maksud akuu!!! ~~” Ayo ayo tebak tebak lagiiii.. ^^

A: Hari apa yaa???ย  Hari Idul Fitri? :O

D: *Toeng* Nyante mbaak… masih 10 hari kedua Ramadhan niih… ~~”ย  Jangan cepet2 amat Ramadhannya kenapa? kan masih pengen banyak2in tabungan niiih.. hehe ^^

A: Trus apa doongg??? :((

D: Yaah… ribet amat dah.. hari ini ya Hari Jum’at dong..! Pie toh? hehe ~(^,^)~

A: *JEGER*! -.-” Aduh si dinaa.. rempong amat… bilangin dari tadi kek.. –.–“”

Yup,, ini hari Jum’at loh temen2!! ^^ Udah pada baca Surat Al-Kahfi belum??? Ayo… kalo belum mari yuk dibuka dibuka Al-Qur’annya.. Kan sunnah Rasulullah saw.. ^^Nih bukti otentiknya –>

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุฑูŽุฃูŽ ุณููˆู’ุฑูŽุฉูŽ ุงู„ู’ูƒูŽู‡ู’ูู ูููŠ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ุฌูู…ู’ุนูŽุฉู ุณูŽุทูŽุนูŽ ู„ูŽู‡ู ู†ููˆู’ุฑูŒ ู…ูู†ู’ ุชูŽุญู’ุชู ู‚ูŽุฏูŽู…ูู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ุนูŽู†ูŽุงู†ู ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกูŽ ูŠูุถููŠู’ุกู ู„ูŽู‡ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ูˆูŽุบูููุฑูŽ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ุฌูู…ู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู

“Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumโ€™at, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua jumat.โ€

Al-Mundziri berkata: hadits ini diriwayatkan oleh Abu Bakr bin Mardawaih dalam tafsirnya dengan isnad yang tidak apa-apa. (Dari kitab at-Targhib wa al- Tarhib: 1/298)โ€

Nah.. Bagi yang udah baca surat Al-Kahfinya,, dina mau bagi2 ilmu sedikit nih.. Teman2 pasti udah tau kan kalo di surat Al-Kahfi itu terdapat berbagai kisah-kisah yang menakjubkan.. Ada kisah tentang Nabi Musa dan Khidir; Kisah Dzulkarnain (which menurut beberapa literatur yang Na baca, ternyata Dzulkarnain ini kemungkinan besar adalah Raja Cyrus dari Persia lho!); terus tentu aja juga ada kisah tentang sekelompok pemuda yang pergi dari negerinya atas dasar iman mereka kepada Allah, tak lain tak bukan yaitu kisah Ashabul Kahfi..๐Ÿ™‚ Nah, tentang kisah Ashabul Kahfi ini, ternyata ada suatu aspek kedokteran Islam yang menarik loh di dalamnya!๐Ÿ™‚ Apa itu?? Yuk mangga disimak artikel kedokteran Islam yang na sadur dari beberapa literatur ini ya..๐Ÿ™‚

Ashabul Kahfi: Bukti Pencegahan Ulkus Dekubitus dalam Al-Qurโ€™an

Ashabul kahfi merupakan sekelompok pemuda yang beriman kepada Allah SWT. Mereka hidup pada tahun 250 SM, di zaman raja Diqyanus yang mengaku sebagai tuhan. Mereka meninggalkan kota tempat tinggal mereka untuk mempertahankan keyakinannya kepada Allah SWT. Dalam perjalanannya, Allah membuat mereka tertidur selama 309 tahun di dalam sebuah gua. Banyak hikmah yang dapat diambil dari kisah tersebut. Salah satunya tersirat dalam firman Allah berikut, โ€œDan engkau mengira mereka itu tidak tidur, padahal mereka tidur; dan Kami bolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri…โ€(QS. Al-Kahfi: 18). Mengapa Allah harus membolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri? Apa hikmah dari hal tersebut? Berikut adalah pembahasannya…๐Ÿ™‚

Ulkus merupakan kerusakan atau ekskavasi permukaan organ atau jaringan akibat terkelupasnya jaringan nekrotik. Sedangkan dekubitus (Latin: decumbree) berarti merebahkan diri. Jadi, ulkus dekubitusmerupakan nekrosis jaringan lokal (biasanya kulit) akibat tertekannya jaringan tersebut di antara tonjolan tulang (internal) dan benda lain di luar tubuh (eksternal) dalam jangka waktu lama.

Faktor yang mempengaruhi terjadinya ulkus dekubitus, antara lain: intensitas tekanan terhadap kapiler, durasi tekanan, dan toleransi jaringan. Semakin besar intensitas dan durasi tekanan, semakin besar pula risiko terbentuknya ulkus dekubitus. Tekanan yang besar dapat menghambat aliran darah pada daerah jaringan yang tertekan sehingga mengakibatkan anoksia jaringan. Pada jaringan kulit, jika terputusnya aliran darah tersebut berlangsung selama lebih dari 2 โ€“ 3 jam, maka jaringan kulit akan mati atau nekrosis.

Di rumah sakit, terdapat banyak pasien yang menjalani perawatan dalam jangka lama. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya ulkus dekubitus, biasanya pasien akan dijadwalkan untuk mengubah posisi tubuhnya (berbaringโ€“miringย  ke kiriโ€“berbaringโ€“miring ke kanan, dst.) setiap 1-2 jam sekali. Aktivitas ini dapat mempertahankan aliran darah ke daerah yang tertekan saat berbaring sehingga dapat mencegah terjadinya ulkus dekubitus. Pengetahuan medis modern ini belum diketahui oleh siapapun pada zaman ashabul kahfi, namun Allah yang Maha Menguasai Ilmu Pengetahuan telah mempraktekkannya dan mengabadikannya dalam Al-Qurโ€™an. Atas kuasa Allah membolak-balikkan para pemuda ashabul kahfi tersebutlah, mereka dapat terbangun tanpa ulkus dekubitus di bagian belakang tubuhnya, walaupun telah terbaring selama 309 tahun. Subhanallah…๐Ÿ™‚

– Ditulis untuk Artikel Kedokteran Islam (Artritis) IMC FSKI FK Unand 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s